17 Oktober 2009

Rumah Baru Si Maria...!!!

Hai, hai, hai all Blogger. Sorry Si Maria dah lama ga update blog di dunia maya ini karena ada beberapa hal yang harus Si Maria lakukan di dunia nyata. Hehe...
Di awal bulan Agustus 2009 kemaren, Puji Tuhan uang tabungan kami dah cukup buat uang muka beli rumah. Kami pikir udah cukuplah 2 tahun nikah & 2 tahun ini juga kontrak rumah susun. Jadi mulailah kami cari-cari rumah di Batam ini yang cocok ama gue & si abang tercinta. Yang pasti cocok dalam harganya lah... Si abang tercinta, akibat kerjanya yang sampe 12 jam perhari, dia ga ada waktu buat nemenin gue cari-cari rumah. Dan si abang menyerahkan sepenuhnya ke gue dalam cari rumah.
Posisi kantor gue yang ada di tengah-tengah Pulau Batam & posisi kantor si abang di ujung utara pulau ini, bikin gue bingung cari rumah. Di antara ke dua posisi ini banyak perumahan yang udah lama di bangun, artinya kalo gue cari rumah di antara ke dua posisi itu tentunya cuma ada rumah second atau over kredit. Ada lagi perumahan baru tapi itu perumahan cuma buat golongan atas aja, harganya bokkk... di atas 300jt. Ga cocok kan buat gue...???!!!
Akhirnya gue mulai cari perumahan ke arah selatan pulau, di area ini ada banyak perumahan baru buat menengah ke bawah.
Perumahan 1. Area paling deket ama kantor gue (cuma 10 menit naik motor), Type 36 (yang gue cari) ada, harga cocok. Tapi rumah selesai bulan Juli 2010, biasanya serah terima juga kalo rumah udah jadi. Perumahan 2. Dari kantor gue kira-kira 15 menit naik motor, harga cocok, rumah selesai kira-kira awal tahun 2010. Perumahan 3. Perumahan inilah yang akhirnya gue pilih. Persis di sebelah perumahan 2 di atas, jadi dari kantor gue juga cuma 15 menit aja, harga cocok, dan pertimbangan terakhir yang bikin gue milih perumahan ini adalah: rumah ready stock...!!! Dengan approved dari si abang tercinta, akhirnya kami langsung menempati rumah baru kami ini. Selamat tinggal rumah susun...
Kalo ke Batam, dateng ke rumah Si Maria ya... Rumah sederhana & masih original dari developer, belum di renovasi, tapi Si Maria akan menyambut dengan suka cita...

10 Agustus 2009

Si Maria ke Pulau Belakang Padang...

Hari Minggu 9 Agustus 2009, Si Maria & Abang tercinta jalan-jalan ke salah satu pulau masih di sekitar Pulau Batam juga. Pulau Belakang Padang namanya. Bukan pulau yang ada di belakangnya kota Padang ya, hehe... Blogger semua mungkin ada yang tau kalo Pulau Batam memiliki ribuan pulau-pulau di sekelilingnya. Jadi bagi kami yang tinggal di Pulau Batam, biasanya kalo mau jalan-jalan yang deket, ya pilihan jalan-jalan cuma ke pantai atau keluar kota (Baca: Keluar pulau, hehe...).
Kenapa hari Minggu begini Si Maria & Abang tercinta mau jalan-jalan ke pulau kecil itu...??? Karena di Pulau Belakang Padang itu sedang berlangsung acara International Sea Eagle Boat Race 2009. Sebuah acara yang di adakan setiap tahun berupa ajang balap air dengan menggunakan perahu dayung yang di ikuti oleh peserta-peserta dari negara tetangga yaitu 22 tim dari Singapura & Malaysia juga 32 tim dari sekitar Batam. Antara lain dari Kalimantan Barat & Medan. Acara ini di mulai dari hari Jumat 7 Agustus 2009 kemaren & di hari Minggu ini adalah babak finalnya. Jadi berangkatlah gue & si Abang tercinta ke Pulau Belakang Padang.
Pagi hari jam 7, terlebih dulu gue harus melayani di Sekolah Minggu. Si Abang nganter & dengan setia juga nungguin gue sampe selesai melayani adik-adik itu. Jam 9 kami berangkat ke Pelabuhan Sekupang. Di Pelabuhan Sekupang kami beli tiket buat naik perahu motor, di Batam perahu motor itu biasa di sebut dengan perahu pancung.
Harga tiket cuma Rp 9.000/orang dewasa atau anak-anak berumur di atas 2 tahun. Biarpun cuma perahu motor, tapi tiket ini berasuransi & resmi di kelola ama Pemko Batam juga lho. Asuransi ini mungkin akan berguna sekali kalo ada musibah, soalnya di atas perahu pancung sama sekali ga ada safety-nya. Perahu pancung adalah perahu kecil yang berisi cuma buat 10 orang aja. Buat menuju ke Pulau Belakang Padang memakan waktu kira-kira 15 menit dari Pelabuhan Sekupang. Angin lagi besar amat mengombang-ambing perahu. Sampe di Pelabuhan Belakang Padang jam baru menunjuk pukul 9.50.
Di sekitar Pulau Belakang Padang ini juga ada puluhan pulau-pulau lain lagi. Turun dari perahu pancung kami berencana buat mengisi perut dulu. Makanan khas Pulau Belakang Padang ini adalah roti canai/roti cane & es cendol. Roti canai adalah makanan berasal dari India katanya. Tapi di sini biasa jadi makanan khas orang Melayu di Batam & sekitarnya. Mungkin karena orang India cukup banyak juga yang jadi pendatang di sini. Makanan ini terbuat dari tepung terigu, biasa di makan dengan bumbu kare. Biasa juga sebagai pengganti nasi. Harga Rp 15.000.

Kalo es cendol di Pulau Belakang Padang ini berbeda dari es cendol biasanya. Ada aroma buah nangka, di tambah ama kacang merah & bulir-bulir jagung. Segerrr banget buat di minum siang hari. Harga Rp 5.000. Abis makan kami jadi punya tenaga buat keliling area pelabuhan ini.

Mengelilingi area pelabuhan ini bisa dengan jalan kaki, naik ojek sepeda motor, atau naik becak. Ga ada kendaraan roda 4 di pulau kecil ini. Biarpun pulau kecil tapi udah ada hotspot internet gratis di sini lho.
Karena acara International Sea Eagle Boat Race di adain di area pelabuhan juga, jadi kami cuma jalan-jalan menyusuri dermaga aja. Jam 11 acara di mulai. Ada 4 perahu yang di gunain dengan 4 warna berbeda.
Kami balik lagi ke Batam di sore hari...

04 Agustus 2009

Foto Itu...

Asyik ku pandangi foto itu, foto yang di ambil ketika aku membuat SIM. Aku begitu menyukainya. Wajah lonjong & tirus menggemaskan. Leher & body yang sepadan, bisa mengenakan baju dengan size S atau no. 7. Pinggang & pinggul yang langsing tapi berisi, cukup nyaman buat berlari memakai jeans ukuran 27. Dengan tinggiku yang 163 cm, semampai & ideal buat beratku yang cuma 48 kg. Begitu asyikkk aku kembali memandang foto di tahun 2006 tersebut...Tapi setelah baru 2 tahun menikah...

Jangan pernah tanya berat badanku sakarang...!!! Karena aku gak akan pernah memberitahukannya. Jangan pernah tanya apa ukuran bajuku, kecuali mau membelikannya....

Ku tanya ama si Abang tercinta: "MASIHKAH KAU MENCINTAIKU, BANG...??? Dengan berat badanku yang menjadi naik begini...???"

Abang tau kekhawatiran Adek, kecemasan Adek, & ketakutan Adek. Tapi percayalah Dek, Abang nggak mencintai badan Adek... Abang mencintai HATI Adek...

29 Juli 2009

Si Maria Memperpanjang KTP di Batam...

Dear all blogger. Sorry, dorry, gorry... Si Maria baru bisa mosting lagi sekarang. Karena kesibukan di kantor, kesibukan chatting, & yang terakhir... Karena Si Maria harus bolak-balik dari kantor ke rumah pak RT, rumah pak RW, kantor kelurahan, balik lagi ke rumah pak RT (soalnya ada syarat yang kurang), berangkat lagi ke rumah pak RW, dan kantor kecamatan, demi selembar KTP...!!!

Yang bikin jengkel, KTP ini juga udah molor 3 minggu dari tanggal selesainya yang janjinya adalah 14 hari kerja atau tanggal 9 Juli kemaren. Baru tanggal 28 Juli bener2 selesai. Jadi... Kembali lah gue bolak-balik ke kantor kecamatan mo ngambil KTP yang belum kelar kemaren2 itu. Kenapa sich bisa sampe molor 3 minggu gitu ya...??? Apa kertas buat KTP-nya abis...??? Apa tintanya yang abis...??? Hehe...

Awalnya sich gue cuma pengen memperpanjang KTP si abang tercinta aja yang abis masa berlakunya pas ultahnya kemaren, tapi pas sampe di kelurahan kemudian gue di tanya ama pegawai kelurahannya: "Ibu KTP-nya udah KTP SIAK...???"

"Belum." Gue jawab.

"Perpanjang aja sekalian." Kata pegawai itu.

Akhirnya jadi lah gue memperpanjang KTP gue yang belum abis itu, dengan syarat: Gue harus balik lagi ke rumah pak RT buat bikin surat keterangan...!!!

Sebenernya ini adalah pengalaman ke-2 gue dalam memperpanjang KTP di Batam, tapi kenapa adaaa aja syaratnya yang kurang. Jadi mending gue posting aja lah di sini...

Syarat2 memperpanjang KTP di Batam:

  1. KTP asli yang abis & copy : 3x.
  2. Surat keterangan RT/RW asli & copy : 3x.
  3. Copy akta lahir : 3x.
  4. Kartu Keluarga asli & copy: 3x.
  5. Copy ijazah terakhir : 3x.
  6. Copy akta nikah : 3x.
  7. Foto warna 2x3 : 3 lembar, buat adm di kantor kelurahan.
  8. Foto buat KTP harus berwarna, bisa bawa sendiri bisa juga foto di kantor kecamatan. Kalo bawa sendiri, buat yang lahir di tahun genap latarnya harus warna biru, kalo tahun ganjil latarnya warna merah.

Tapi, biarpun panjang & lama... (prosesnya...), semua prosedur dari RT sampe kecamatan adalah FREE alias ga bayar... Apa karena di kantor kelurahan & kantor kecamatan itu udah ada tulisan gede2 di atas meja yang berbunyi: "Mari Kita Perangi Korupsi"...???

NOTE: Bagi yang akan memperpanjang KTP, silahkan hubungi Si Maria...

Caranya: ketik REG (Spasi) Maria, kirim ke blog ini ya... Hehe...

06 Juli 2009

Puisi Cinta di Hari Ulang Tahun Si Abang...

Abang,
Adek nggak bisa membuat puisi.
Adek juga nggak bisa berkata-kata mesra.
Dan ketika Adek memandang wajah Abang.
Kata-kata inilah yang keluar.
Cinta bagi Adek,
Cinta adalah tatapan lembut Abang...
Cinta adalah kata-kata sayang Abang...
Cinta adalah senyum manis Abang...
Dan cinta adalah belaian mesra Abang...
Sampai di hari ulang tahun Abang,
Cinta Abang masih tetap ada,
Biarlah cinta Abang tetap hadir,
Sampai ajal memisahkan kita...
HAPPY BIRTHDAY, MY LOVE...
KIRANYA KASIH KITA ADALAH PENGIKAT YANG MEMPERSATUKAN DAN MENYEMPURNAKAN...